Puisi : Cinta Tanpa-Mu?, Bagai Hidup tanpa Nyawa
Cinta Tanpa-Mu?, Bagai Hidup tanpa Nyawa
Pernahkah kau menyukai seseorang?
Seseorang yang sama denganmu
Yang terlahir sebagai manusia biasa
Mungkin Pernah.....
Atau Pernahkah kau mencintai dirimu?
Tanpa sedikitpun tergoda oleh cinta kepada yang lain
Hingga hidup hanya untuk dirimu saja
Mungkin pernah.....
Kemarin kau pernah bercerita tentang Dia
Sekarang kau menukar tokoh pemeran utama menjadi dia
Sebenarnya apa yang membuatmu mengganti tokoh cinta itu?
Atau kau jatuh pada cinta yang lain...
Lama sekali kau terdiam dan tak bisa menjawab
Ku mengerti akan kegelisahan hatimu
Semua peselingkuh akan selalu gelisah
Takut kekasih hati akan murka
Di ujung jalan kau tahu siapakah dia
dia hanyalah topeng, dan kau baru sadar itu
Kau telah bermain dengan topeng
Terpikir bahwa topeng bisa membalasmu
Sekarang kau tahu Dia-lah kekasihmu
Kekasih yang dulu ada dan hingga sekarang
Abadi dan tak pernah hilang
Tahukah kau apa gerangannya sekarang?
Marahkah Ia padamu?
Tak perlu dijawab semua ini hanyalah omong kosong
Kau tahu akan hal itu
Namun kau pura-pura tak tahu
Kau pergi begitu saja tanpa ingat
Ingat akan kehadiran-Nya saat kau lemah
Kesetiaan-Nya saat kau tersingkir
Kasih sayang-Nya saat kau butuh
Ia berkata: "Datanglah pada-Ku sebelum Ku pergi"
Jangan tunggu lagi, sekarang datang pada-Nya
Peluk erat cinta dan kasih-Nya
Jangan pernah lepas sampai kapanpun dan selamanya....
Puisi cinta antara Dia dan dia
Ku pilih Dia, bukan dia
Komentar
Posting Komentar